Home » BERITA BBWS-PJ » SOSIALISASI RENCANA PELAKSANAAN ALOKASI AIR BBWS POMPENGAN JENEBERANG
image002

SOSIALISASI RENCANA PELAKSANAAN ALOKASI AIR BBWS POMPENGAN JENEBERANG

SOSIALISASI RENCANA PELAKSANAAN ALOKASI AIR bbws pOMPENGAN jENEBERANG

 

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk serta meningkatnya kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, maka akan meningkat pula kebutuhan air untuk berbagai penggunaan. Di lain pihak, air yang tersedia jumlahnya relatif tetap, bahkan kualitasnya cenderung menurun karena pencemaran. Hal ini akan mengakibatkan munculnya konflik kepentingan (conflict of interest) atas air. Semakin hari air dirasakan semakin langka, semakin rawan konflik kepentingan atas air. Konflik air yang semula hanya bersifat antar individu atau kelompok masyarakat pengguna air, dengan semangat desentralisasi dan otonomi daerah, akan berpotensi meningkatkan konflik setempat tersebut menjadi konflik antar Kabupaten/Kota yang tidak diinginkan. Untuk mengatasi konflik atas air tersebut, maka perlu dilakukan alokasi air agar masyarakat pengguna air akan mendapatkan air sesuai dengan haknya secara adil, efisien dan berkelanjutan.

Berdasarkan surat edaran kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat no. 04/SE/D/2012 tentang petunjuk teknis penyusunan neraca air dan penyelanggaraan alokasi air, Rabu (24/5) Satker O & P SDA, BBWS Pompengan Jeneberang mengadakan Sosialisasi Rencana Pelaksanaan Alokasi Air, bertempat di Hotel Demelia, Jalan  Nikel Raya A22/21, Makassar.

Kepala BBWS Pompengan Jeneberang yang diwakili Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Ir. Rini S. Harun, SP.1, dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar Pelaksanaan dan Monitoring Alokasi Air dapat terlakasana dengan baik secara efektif dan efisien sesuai dengan Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT). “Dalam kaitan tersebut, saya mengharapkan para peserta sekalian untuk mendukung kegiatan Tim Teknis Alokasi Air Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) dalam Pelaksanaan dan Monitoring Alokasi Air di 9 Daerah Aliran Sungai (DAS) yaitu DAS Saddang, DAS Karajae, DAS Matajang, DAS Paremang, DAS Siwa,DAS Rongkong,DAS Kalaena, DAS Jeneberang dan DAS Bialo”, Ujarnya.(SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup