Home » BERITA BBWS-PJ » Rapat KOORDINASI KE- III TIM KAJIAN PENETAPAN GARIS SEMPADAN SUNGAI TALLO RUAS KOTA MAKASSAR DAN RUAS KABUPATEN MAROS.
Tello 1

Rapat KOORDINASI KE- III TIM KAJIAN PENETAPAN GARIS SEMPADAN SUNGAI TALLO RUAS KOTA MAKASSAR DAN RUAS KABUPATEN MAROS.

Seperti yang kita ketahui bahwa Sempadan sungai (riparian zone) adalah zona penyangga antara ekosistem perairan (sungai) dan daratan. Zona ini umumnya didominasi oleh tetumbuhan dan/atau lahan basah. Tetumbuhan tersebut berupa rumput, semak, ataupun pepohonan sepanjang tepi kiri dan/atau kanan sungai. Sempadan sungai yang demikian itu sesungguhnya secara alami akan terbentuk sendiri, sebagai zona transisi antara ekosistem daratan dan ekosistem perairan (sungai). Sempadan sungai yang cukup lebar dengan banyak kehidupan flora dan fauna di dalamnya merupakan cerminan tata guna lahan yang sehat pada suatu wilayah. Keberadaan banyak jenis spesies flora dan fauna merupakan aset keanekaragaman hayati yang penting bagi keberlangsungan kehidupan manusia dan alam dalam jangka panjang. Namun karena ketidakpahaman tentang fungsinya yang sangat penting, umumnya di perkotaan, sempadan tersebut menjadi hilang didesak oleh peruntukan lain. Tangga 24/05/2017 bertempat di Hotel Grand Clarion Hotel Makassar diadakan Rapat Kordinasi Ke-III Tim kerja Penetapan Garis Sempadan Sungai Tallo Ruas Kota Makassar dan Ruas Kab. Maros.

Dalam sambutaTello 2n Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang yang diwakili oleh Kepala Bidang Satker OP SDA Ir. Rini S.Harum, Sp.1 mengatakan, Pertemuan ke III yang kita laksanakan hari ini adalah untuk melaksanakan amanah Peraturan Menteri PUPR No. 28/PRT/M/2015, tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Sempadan Danau dan berdasarkan Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 613/KPTS/M/2016 tentang Pembentukan Tim Kajian Penetapan Garis Sempadan Sungai di Ruas Sungai Tallo Kota Makassar dan Ruas Sungai Tallo Kabupaten Maros pada Wilayah Sungai Jeneberang, dan Mengingat pentingnya sempadan sungai bagi keberlanjutan fungsi sungai, maka penetapan sempadan sungai perlu dilakukan untuk menjaga kawasan lindung tepi sungai yang menjadi satu kesatuan dengan sungai. Penyusunan kajian penetapan sempadan sungai dilakukan melalui tahapan antara lain dengan menentukan Prioritas Penetapan Sempadan dengan memperhatikan  ruas sungai yang berdekatan dengan atau di dalam kawasan yang berkembang, ruas sungai yang sesuai rencana akan mengalami perubahan dimensi, bekas sungai, ruas sungai yang tinggal menyisakan sedikit flora dan fauna spesifik dan ruas sungai yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi.

Pada pertemuan ketiga Tim Kajian ini diharapkan sudah bisa diusulkan ke Bapak Menteri PUPR untuk di tetapkan sebagai Garis Sempadan Sungai Tallo.

Turut Hadir dalam acara ini, Instansi Pemkot Makassar,Instansi Pemkot Kab. Maros Serta Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Para PPK dilingkup Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.(SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup