No announcement available or all announcement expired.
Home » Profil » WILAYAH ADMINISTRATIF

WILAYAH ADMINISTRATIF

Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang mengelola 4 (Empat) Wilayah Sungai yaitu :

  1. Wilayah Sungai Jeneberang (WS Stranas)
  2. Wilayah Sungai Saddang ( Lintas Propinsi Sulawesi Selatan dan Barat )
  3. Wilayah Sungai Walanae-Cenranae (WS Stranas)
  4. Wilayah Sungai Pompengan Larona (Lintas Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara)

1. Wilayah Sungai Jeneberang

Wilayah Sungai Jeneberang berada pada posisi antara 4O  25’ 15,6” LS  sampai 628’40” LS dan 119O 20’ 20.4” BT sampai 120 19’ 12” BT yang mempunyai luas wilayah sungai 9.389,47 km2 dengan potensi air permukaan 13.229 juta m3/tahun dan potensi air tanah 1.504 m3/tahun dan potensi air tanah 1.504 m3/tahun. Meliputi 9 kabupaten dan 1 kota yang tersebar di sulawesi selatan (Kota Makassar, Kab. Maros, Kab. Gowa, Kab. Takalar, Kab. Jeneponto, Kab. Bantaeng, Kab. Bulukumba, Kab. Sinjai, Kab. Selayar dan Kab. Sinjai).

Wilayah Sungai Jeneberang terdiri dari 58 DAS. Sungai utama di WS Jeneberang yaitu sungai Jeneberang (panjang = 80 km, Luas DAS = 784,80 km2), sungai Tangka (panjang = 65 km, luas DAS = 476,76 km2). Bendungan Bili-Bili yang berada di Desa Bili-bili Kec. Parangloe Kab. Gowa merupakan Salah satu bendungan yang menjadi pengendali banjir sungai Jeneberang yang mampu menyediakan air baku sebesar 3,300 ltr/det dengan luas areal irigasi 24.585 Ha. Bendungan ini juga memiliki pembangkit tenaga listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas terpasang 20,1 MW.

K1024_Jeneberang

Wilayah Sungai Jeneberang

2.  Wilayah Sungai Saddang

Wilayah sungai Saddang yang luasnya 10.229,12 km2 merupakan wilayah sungai lintas propinsi yaitu propinsi Sulawesi Selatan dan Propinsi Sulawesi Barat meliputi 10 Kabupaten dan 1 Kota (Kota Pare-pare, Kab. Maros, Kab. Pangkep, Kab. Barru, Kab. Pinrang, Kab. Enrekang, Kab. Tana Toraja, Kab. Toraja utara, Kab. Sidrap, Kab. Polman dan Kab. Mamasa).

Wilayah Sungai Saddang terdiri dari 24 DAS. Sungai terbesar adalah sungai Saddang seluas 6.439,20 km2, panjang sungai rerata 182 km, lebar rerata 80 m, dan memilik 294 anak sungai. Terdapat sebuah Bendung Gerak Benteng untuk mensuplai D.I  Saddang seluas 94.222 Ha dan PLTA Bakaru (2×64 MW) pada hilir Sungai Mamasa. Potensi air tanah yang ada sekitar 1.354 juta m3/tahun.

K1024_Saddang

Wilayah Sungai Saddang

3.  Wilayah Sungai Walanae Cenranae

Wilayah Sungai Walanae Cenranae merupakan Wilayah Sungai Strategis Nasional (Permen 04/PRT/M/2015 tentang Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai) Letak Geografis : LS 5°6’6,26,” – 2°58’27,28″BT = 199°59’28,95-120°2’40,07. Meliputi 9 Kabupaten : Kab. Bone, Kab. Enrekang, Kab. Luwu, Kab. Maros, Kab. Pinrang, Kab. Sidrap, Kab. Soppeng, Kab. Tana Toraja dan Kab. Wajo.

Wilayah Sungai Walanae-Cenranae terletak ditengah-tengah Sulawesi Selatan, Memanjang dari Utara-selatan dengan luas 11.923,66 Km2 dengan total panjang sungai 864 km. Wilayah Sungai Walanae-Cenranae terdiri dari 39 DAS, dimana DAS Utamanya yaitu DAS Bila Walanae (7.770 Km²). Potensi air yang ada sebesar 9.418 Juta m3/tahun.

Pada Wilayah Sungai Walanae-Cenranae terdapat Danau Tempe yang merupakan Danau dataran banjir dengan luas genangan 151 Km² (Elevasi normal =+5,5) 195Km² (Elevasi Banjir=+9,0) dengan Sungai Cenranae sebagai outlek mengalir ketimur sepanjang 80 km dengan kemiringan kecil, 0.00024,bermuara di teluk Bone

K1024_Walanae Cenranae

Wilayah Sungai Walanae – Cenranae

4.  Wilayah Sungai Pompengan – Larona

Wilayah Sungai Pompengan Larona merupakan Wilayah Sungai Lintas Provinsi dengan luas WS 13.003,98 km2, Meliputi Provinsi Sulawesi Selatan terdiri dari Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara terdiri dari Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe serta Provinsi Sulawesi Tengah terdiri dari Kabupaten Morowali dan Kabupaten Poso.

Wilayah Sungai Pompengan Larona terdiri dari 27 DAS. Dimana Sungai utama : Sungai Baliase (panjang = 95 km, Luas DAS = 1.125 km2), Sungai Kalaena (panjang = 85 km, luas DAS = 1.540 km2), Sungai Larona (panjang = 120 km, luas DAS 5.636 km2), Sungai Pompengan (panjang = 71 km, luas DAS = 514,24 km2), Sungai Rongkong (luas DAS = 1.808 km2. Potensi sungai adalah sekitar 17,2 Milyar m3/tahun dan Potensi air tanah sekitar 3.126 juta m3/tahun.

K1024_Pompengan Larona

Wilayah Sungai Pompengan Larona

 

 

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup