Home » BERITA BBWS-PJ » Penanaman Pohon untuk Kanal Saluran Bersih dan Sehat
PKM 3

PERTEMUAN KONSULTASI MASYARAKAT (PKM) REVIEW DESAIN DAN DESAIN TERSIER DAN PLB JARINGAN IRIGASI GILIRENG (7.526 HA) KAB. WAJO T.A 2017

Propinsi Sulawesi Selatan memiliki lahan yang cukup luas dan banyaknya sungai-sungai yang cukup besar. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan dan untuk mencapai Lumbung Pangan, maka merencanakan pengembangan daerah irigasi berskala kecil sampai berskala besar yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Pengembangan irigasi yang dipilih pada umumnya adalah daerah-daerah yang masyarakatnya berbasis pertanian terutama sawah tadah hujan yang selama ini diusahakan oleh masyarakat setempat. Hal ini dipilih disamping sebagai pengembangan wilayah dan membuka mata pencaharian di pedesaan, juga mempercepat upaya pemanfaatan lahan secara optimal ditunjang dengan ketersediaan tenaga penggarap yang memadai untuk membuka lahan tersebut.

Potensi Irigasi Gilirang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan. Sumber air untuk Irigasi ini disuplai dari Bendungan Passeloreng yang sementara dalam tahap Pembangunan. Areal Daerah Irigasi Gilirang yang berada di Kabupaten Wajo berperan penting dalam ketahanan pangan di Provinsi Sulawesi Selatan.

BBWS Pompengan Jeneberang, Ditjend SDA, Kementerian PUPR, melakukan Pertemuan Konsultasi dengan Masyarakat (PKM) terkait pekerjaan Review Desain dan Desain Tersier dan PLB  (Penyiapan Lahan Berpengairan) Jaringan Irigasi Gilireng (7.526 ha) tahun anggaran 2017 di Aula Kantor Camat Majauleng dan Sajongin, 11-12 April 2017.

Sosialisasi ini dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Wajo, Andi Maddukelleng, dalam sambutannya saat membuka acara menuturkan, rencana pembangunan irigasi Paseloreng Gilireng ini sudah direncanakan pemerintah sejak 42 tahun lalu, namun hingga sekarang masih tahap sosialisasi, dan masih dalam upaya pembebasan lahan untuk jalur yang dilalui irigasi.

“Rencana pembangunan Irigasi Gilireng ini, diharapkan dapat menjaga komunikasi yang baik antar semua pihak, utamanya antara pemerintah desa dan camat, agar pembangunan irigasi ini bisa dapat berjalan baik. Sehingga bisa dinikmati bersama, khususnya masyarakat petani,” harapnya.

Ia juga berharap, agar pembebasan lahan warga tidak dibeli murah. Karena setiap tahun harga tanah naik. “Semoga tidak ada yang menghambat rencana ini,” harapnya

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) BBWS Pompengan Jeneberang, Tampang, PPK Program dan Perencanaan, Fajar Arif Nurdin, PPK Irigasi dan Rawa III, Sahira, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Wajo, Andi Maddukelleng, Camat Gilireng, Andi Cakunu, para Kepala Desa, dan masyarakat empat kecamatan, yakni Gilireng, Majauleng, Sajoangin, dan Penrang.(SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup