No announcement available or all announcement expired.
Home » BERITA BBWS-PJ » PENANDATANGANAN KONTRAK PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI BALIASE KABUPATEN LUWU UTARA
gbbaliase

PENANDATANGANAN KONTRAK PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI BALIASE KABUPATEN LUWU UTARA

Rabu (31/8) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang telah melaksanakan penandatanganan kontrak pekerjaan Pembangunan dan Supervisi Jaringan Irigasi D.I. Baliase, Kabupaten Luwu Utara. Bertempat di Ruang Rapat Ditjen SDA Lt. 2, Gedung Ditjen SDA, Jalan Pattimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pengembangan Jaringan irigasi merupakan salah satu komponen pendukung keberhasilan pembangunan pertanian. Daerah Irigasi Baliase ini termasuk dalam satuan wilayah sungai Pompengan – Larona menurut Peraturan Menteri PU No. 11 A/PRT/M/2006 tentang kriteria dan penetapan wilayah sungai. Daerah Irigasi Baliase merupakan daerah yang potensial dan memiliki sumber daya lahan (pertanian), Sumber daya air (air irigasi), untuk dikembangkan menjadi daerah irigasi yang memiliki jaringan irigasi teknis.

 Daerah Irigasi Baliase ini terletak di kecamatan Masamba, Mappadeceng, Sukamaju, Baebunta, dan Malangke, Kabupaten Luwu Utara. Jaringan Irigasi bagian kiri akan mengairi 7.880 Ha, sedangkan Bagian kanan akan mengairi 10.388 Ha, dan area pengembangan (Rehabilitasi J.I. Malangke) seluas 3.560 Ha. Total area yang akan diairi oleh Jaringan  irigasi ini nantinya adalah seluas 21.920 Ha area persawahan.

Pembangunan Jaringan Irigasi D.I Baliase ini merupakan paket pekerjaan multiyears, dijadwalkan akan rampung pada tahun 2019. Paket pekerjaan yang ditandatangani diantaranya ;

Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Baliase Kiri (Paket II), dilaksanakan oleh PT. Jaya Konstruksi – PT. Bumi Karsa KSO, dalam jangka waktu 1080 Hari Kalender (36 bulan) dengan nilai total anggaran sebesar Rp. 366,4 Miliar. Untuk supervisinya dilaksanakan oleh PT. Widya Graha Asana JO PT. Inakko internasional Konsulindo dan PT. Arga Pasca Rencana, nilai total anggaran sebesar Rp. 8,1 Miliar.

Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Baliase Kanan 1 (Paket III) ini dilaksanakan oleh PT. Abipraya – PT. Langgeng – PT. Marinda, KSO, dengan nilai total anggaran sebesar Rp. 373,3 miliar, dalam waktu 1080 Hari Kalender (36 bulan). Sedangkan untuk penyedia jasa supervisi dilaksanakan oleh PT. Virama Karya (Persero)KSO dengan nilai total anggaran sebesar Rp.8,6 Miliar.

Hutama-Citra-Entolu, KSO sebagai pelaksana Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Baliase Kanan 2 (paket IV), dengan nilai total anggaran sebesar Rp. 297,9 Miliar dalam jangka waktu 1080 hari Kalender (36 bulan). Sedangkan PT. Daya Cipta Dianrancana-PT. Bintang Inti Rekatama sebagai pelaksana pengawasan pembangunan jaringan ini, dengan nilai total anggaran sebesar Rp. 8,045 Miliar.

Turut hadir dan menyaksikan acara penandatanganan kontrak ini, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA), Mudjiadi, Direktur Irigasi dan Rawa, Adang Saf Ahmad, Direktur Bina Penatagunaan Sumber daya Air, Agung Suprapto Kusmulyono, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Agus Setiawan, beserta jajarannya, dan para Penyedia Jasa. ( SISDA )

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup