Home » BERITA BBWS-PJ » Penanaman Pohon untuk Kanal Saluran Bersih dan Sehat
20181112_203258-432x290

PENANDATANGAN KONTRAK PEMBANGUNAN BENDUNG GILIRENG

Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur bidang Sumber Daya Air dalam menunjang program Ketahanan Pangan Nasional dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Senin (12/11) BBWS Pompengan Jeneberang telah menyelenggarakan Penandatanganan Kontrak paket pekerjaan Pembangunan Bendung Gilireng (tahap I) dan Supervisi Pembangunan Bendung Gilireng (tahap I) Kabupaten Wajo. bertempat di Ruang rapat kantor BBWS Pompengan Jeneberang, Penandatangan Kontrak ini disaksikan langsung oleh Bupati Kabupaten Wajo, H. Andi Burhanuddin Unru, Kepala Dinas PSDA Kabupaten Wajo, Darwin, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T.Iskandar.

Paket Pekerjaan Pembangunan Bendung Gilireng (tahap I) Kabupaten Wajo ini akan dikerjakan oleh KSO PT. Adhi Karya – PT. Jaya dengan total nilai kontrak 193 Milyar sedangkan untuk Paket Pekerjaan Supervisi Pembangunan Bendung Gilireng Kabupaten Wajo akan dikerjakan oleh JO PT. Multimeta Harapan – PT. Oseano Adhitaprasarana dengan total nilai kontrak 9 Milyar.
20181112_203237-432x288
Dalam sambutannya, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang , T. Iskandar menyampaikan beberapa waktu lalu pak menteri telah menandatangani penetapan pemenang paket pekerjaan Pembangunan Bendung Gilireng Kabupaten Wajo dan hari ini kita telah melaksanakan penandatangan kontrak paket pekerjaan ini. Manfaat dari Bendung Gilireng yang dijadwalkan akan selesai pada tahun 2021 ini nantinya akan melayani areal irigasi seluas 8.510 Ha, peningkatan intensitas tanam dari 125 % menjadi 245 %, dengan pola tanam padi-padi-palawija, serta peningkatan taraf hidup masyarakat. Diharapkan kepada para penyedia jasa berkomitmen terhadap kontrak yang telah ditandatangani agar bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, baik administrasi maupun spesifikasi yang berhubungan dengan pembangunan bendung gilireng.

H. Burhanuddin Unru, Bupati Kabupaten Wajo dalam sambutannya menyampaikan Kabupaten Wajo mempunyai potensi area lahan sawah seluas 105 ribu Ha, terdiri dari 96 ribu Ha merupakan sawah tadah hujan dan 27 ribu Ha adalah lahan sawah beririgasi. Dengan adanya pembangunan Bendung Gilireng dan diatasnya juga terdapat pembangunan Bendungan Passeloreng nantinya akan mengatasi permasalahan bagi para petani yang akan mengairi lahan sawah pertaniannya. Harapannya, pada Kabupaten Wajo diakhir masa jabatannya juga memperhatikan daerah-daerah lain yang berpotensi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

Potensi Irigasi Gilireng terletak di Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan sebagai sumber air untuk irigasi yang akan disuplai dari Bendungan Passeloreng (tahap pembangunan). Dalam kaitannya dengan rencana Pengembangan Areal Irigasi Gilirang, Pada Tahun 1994-1995 telah dilakukan Feasibility Study Irigasi Gilirang dan pada tahun 1999-2001 Pemerintah Republik Indonesia bekerja sama dengan Nippon Koei, melaksanakan kegiatan Detail Desain Irigasi Gilirang, dan Pada tahun 2017 dilakukan Review Desain dan perencanaan jaringan tersier.(SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup