Home » BERITA BBWS-PJ » ON THE JOB TRAINING (OJT) DALAM RANGKA PEMANTAUAN KWALITAS AIR (WISM II)
OJT

ON THE JOB TRAINING (OJT) DALAM RANGKA PEMANTAUAN KWALITAS AIR (WISM II)

Kualitas air adalah suatu ukuran kondisi air dilihat dari karakteristik fisik, kimiawi, dan biologisnya. Kualitas Air juga menunjukkan ukuran kondisi air relatif terhadap kebutuhan Biota Air dan Manusia. Kualitas air seringkali menjadi ukuran standar terhadap kondisi kesehatan Ekosistem Air dan Kesehatan Manusia terhadap Air minum.

Berbagai Lembaga Negara di Dunia bersandar kepada data ilmiah dan keputusan politik dalam menentukan standar kualitas Air yang diizinkan untuk keperluan tertentu. Kondisi Air bervariasi seiring waktu tergantung pada kondisi lingkungan setempat. Air terikat erat dengan kondisi ekologi setempat sehingga kualitas Air termasuk suatu subjek yang sangat kompleks dalam ilmu lingkungan. Aktivitas industri seperti manufaktur, pertambangan, konstruksi, dan transportasi merupakan penyebab utama pencemaran air, juga limpasan permukaan dari pertanian dan perkotaanTgl 17/11/16 Balai Besar Wilayah Sungai Jeneberang Melalui PPK OP SDA I mengadakan pelatihan ON THE JOB TRAINING (OJT)  DALAM RANGKA PEMANTAUAN KWALITAS AIR (WISM II) di Lingkup BBWS Pompengan-Jeneberang.

Dalam sambutanya Bapak Faisal yang mewakili kepala BBWS Pompengan-Jeneberang menyampaikan sesuai peraturan Pemerintah No.8 tahun 2001 Kualitas Air merupakan sifat-sifat yang ditunjukan dengan nilai atau kadar makhluk hidup, Zat, Energy, termasuk bahan pencemaran dan komponen lain  perbaikan kualitas Air pemeriksaan  Zat – Zat dan nilai Kualitas air yang terkandung didalam air tersebut dengan secara priodik pada lokasi tertentu, dan diharapkan para peserta dapat mengikuti ON THE JOB TRAINING (OJT)  DALAM RANGKA PEMANTAUAN KWALITAS AIR (WISM II) dengan baik sehingga nantinya bisa diaplikasi dalam lingkup BBWS Pompengan – Jeneberang.

Dalam Paparanya Ibu Briliyan Parmawatik menjelaskan Permasalahan Kualitas air yang sedang terjadi saat ini dan tindakan tindakan apa yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan terhadap kualitas air tersebut, kiranya juga setiap instansi – instansi terkait harus saling berkordinasi dalam hal mencegah pencemaran Kualitas Air, di jelaskan pula tugas pokok BBWS dan BWS dalam hal pemeliharaan Kualitas Air antara lain : pengumpulan data, pemeliharaan data, pembuatan Alokasi Air dan berkordinasi ke Instansi Instansi terkait masalah Pencemaran Sungai, kemudian paparan dilanjutkan oleh Gatot Suproyono mengenai cara pengambilan sampel kualitas air dan faktor faktor yang mempengaruhi kualitas Air.

Acara ini di hadiri Oleh  Kabid O&P SDA dan seluruh peserta ON THE JOB TRAINING (OJT)  DALAM RANGKA PEMANTAUAN KWALITAS AIR (WISM II). (SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup