Home » BERITA BBWS-PJ » Penanaman Pohon untuk Kanal Saluran Bersih dan Sehat
1

KUNJUNGAN WAKIL KETUA DAN ANGGOTA KOMISI V DPR RI DI KAB. GOWA

Kamis, (16/11) Anggota DPR RI Komisi V melakukan Kunjungan Kerja ke Kab. Gowa. Rombongan berjumlah 22 orang ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si. Rombongan diterima oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, SH, MH, didampingi jajaran Muspida Gowa, bertempat di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Kab. Gowa, Jl. Mesjid Raya No. 30.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si menjelaskan tujuan kedatangan mereka untuk melihat langsung proyek Bendungan Karallloe. ” Pembangunan Bendungan Karallloe sempat mengalami masalah, kami ingin mengetahui progres saat ini serta meninjau langsung pelaksanaan Pembangunan Bendungan, harapan kami bisa mendapatkan penjelasan yang komperensif terkait langkah-langkah yang sudah ditempuh dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan bendungan.” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Tim Komisi V mengapresiasi langkah yang diambil Bupati Gowa dalam menyelesaikan persoalan proyek nasional ini. Anggota Komisi V Hamka B. Kady dari Dapil Prov. Sulawesi Selatan menyatakan terus konsen memperjuangkan anggaran untuk pembangunan Bendungan Karalloe, baik di Komisi maupun Banggar DPR. Hamka juga memuji kinerja Kepala BBWS Pompengan Jeneberang yang cepat beraksi menyelesaikan bendungan.

1Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Ir. T Iskandar, MT memaparkan, progres pembangunan Bendungan Karalloe sudah mencapai 30.8 %, dari rencana proges 26.7% per 15 Nopember, mengalami deviasi sekitar 4.1 %. Saat ini tahapan pembangunan fisik Bendungan telah berjalan  pada terowongan yang sudah mencapai 481.55 M dari 583 M rencana, Inlet Tunnel progres 218 M, Outlet Tunnel progres 263.5 M, sedangkan untuk pembebasan lahan yang sempat mengalami masalah, luas area yang telah dibebaskan seluas 216.48 Ha dari 230.59 Ha luas area yag dibutuhkan, dan 113 Ha sudah terima ganti rugi. Bendungan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mengairi persawahan D.I. Kelara Karalloe seluas 7.004 Ha, Penyediaan Air Baku sebesar 0.44 m3/dt, Pengendalian Banjir Sungai Karalloe, dan sebagai Pembangkit Listrik (Hidro Power) sebesar 3 MW – 5 MW.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, SH, MH dalam penjelasannya di hadapan Pimpinan dan Anggota Komisi V yang hadir mengatakan, “Bendungan ini sempat terhenti pengerjaannya selama tiga tahun karena persoalan lahan. Saya melakukan rapat Muspida dengan pihak BBWS Pompengan Jeneberang, hasil rapat tersebut dilakukan konsinyasi dan kemudian eksekusi. Beliau lalu menyelesaikan pembebasan lahan dengan cara konsinyasi dan eksekusi. Ada 127 KK yang masih bermasalah dengan pembebasan lahannya. Setelah dilakukan sosialisasi selama 1 minggu, pembebasan lahan pun sudah selesai dan bisa dieksekusi. Ujarnya”. (SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup