No announcement available or all announcement expired.
Home » BERITA BBWS-PJ » Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bendungan Passeloreng dan Bendungan Karalloe
image001

Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bendungan Passeloreng dan Bendungan Karalloe

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Sulawesi Selatan Syhrul Yasing Limpo  dan Anggota Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras secara simbolis  dimulainya pengaliran sungai (river closure) Sungai Gilireng ke saluran pengelak bendungan Passeloreng, di Kab.Wajo, Sulawesi Selatan, Rabu (19/4).

Dalam sambutannya Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang mengatakan, ada lima kecamatan di Kab. Wajo yang akan dilayani kebutuhan airnya dari Bendungan Passeloreng, yang selama ini mengandalkan area sawah tadah hujan. Lima kecamatan itu yang dimaksud adalah, kecamatan Gilireng, Penrang, majauleng, Sajoangin dan Takalala.

Kemudian acara dilanjutkan penekanan tombol sirine yang bertanda dimulainya pengaliran air dari Sungai Gilireng ke saluran pengelak dan dilanjutkan dengan pemberian arahan-arahan bahwa Pembangunan Infrastruktur oleh Kementerian PUPR dilakukan secara cepat yang diibaratkan seperti music Rock and Roll. “Kerja Rock and Roll inilah solusinya karena kita sudah jauh tertinggal dari Negara – Negara lain dalam hal penyediaan Infrastruktur,” kata Menteri Basuki.

Lebi lanjut dikatakan, saat ini kerja cepat saja tidak cukup, namun harus kerja lebih cepat dan kerja lebih keras. “ dalam pembangunan Bendungan passeloreng, kita terapkan kerja dengan 3 Shift selama tujuh hari dalam seminggu dan progresnya telah mencapai 54 Persen. Progresnya bagus, kami targetkan bisa selesai lebih cepat yakni Juli 2018 sudah dapat diselesaikan,” Ungkapanya.

Bendungan Passeloreng nantinya akan memiliki daya tampung 138 Juta m³  dan direncanakan dapat mengairi  Irigasi seluas 7.000 ha, air baku 305 liter/ detik dan mengurangi  banjir di kab. Wajo.

Setelah menghadiri acara pengalihan aliran sungai (River Closure) Pembangunan Bendungan Paselloreng, Kab. Wajo, rombongan Menteri PUPR melanjutkan perjalanan kunjungan lapangannya menuju Kab. Gowa.

ps2

Menteri PU PR Saat Kunjungan dilokasi Pembangunan Bendungan Karalloe

Pukul 14.50 wita, Helikopter Puma milik TNI yang membawa rombongan Menteri PUPR dan Gubernur Prov. Sulawesi Selatan mendarat di lokasi pembangunan Bendungan Karalloe, Kec. Biring Bulu, Kab. Gowa. Rombongan langsung menuju kantor dan menggelar rapat terbatas. Kepala Satker Bendungan BBWS Pompengan Jeneberang menjelaskan progres dan site plan pembangunan Bendungan Karalloe yang dijadwalkan akan rampung pada tahun 2020.

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR meminta kepada Kepala BBWS Pompengan Jeneberang dan jajarannya, serta Kontraktor dan Konsultan Supervisi untuk membuat site plan baru. “saya minta siteplan baru, dua minggu lagi kasih ke saya. Kami harap pembangunan bendungan ini bisa selesai sebelum tahun 2020”ujarnya.

“kami merespon dan mengapresiasi  kerja keras bapak Bupati, pak Dandim, dan pak Kapolres Gowa yang telah turun langsung menyelesaikan pembebasan lahan Karalloe, jadi untuk menghargai itu, kita harus bekerja cepat, bekerja keras dan profesional,”tambahnya.

Gubernur Prov. Sulawesi Selatan juga mengapresiasi keterlibatan bupati gowa dalam membantu penyelesaian pembebasan lahan Karalloe, harapannya pembangunan Bendungan Karalloe ini dapat cepat terselesaika dengan dilakukan percepatan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian terutama sektor pertanian.

Turut mendampingi Menteri  Basuki, yakni Inspektur Jenderal Rildo Ananda Anwar, Dirjen Sumber Daya Air Iman Santoso, Kepala Pusat Bendungan Made Sumiarsih, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Agus Setiawan, Kepala Pusat Komunikasi Publi Endra S Atmawidjaja dan Direktur Operasi Wika Chandra (SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup