Home » BERITA BBWS-PJ » Penanaman Pohon untuk Kanal Saluran Bersih dan Sehat
K1024_IMG-20180511-WA0040

Kunjungan Kerja Pejabat Gubernur Prov. Sulawesi selatan pada Proyek Revitalisasi Danau Tempe Kabupaten Wajo

Penjabat Gubernur Prov. Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono meninjau Proyek Revitalisasi Danau Tempe, Desa Pakanna dan Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Rabu (9/5). Dengan menggunakan Kapal Speed Boat, Soni Sumarsono beserta rombongan langsung menuju lokasi pengerjaan proyek Revitalisasi Danau Tempe. Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Kabupaten Wajo, Burhanuddin Unru, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, T. Iskandar, Kepala Dinas SDA Cipta Karya dan Tata Ruang, Andi Darmawan Bintang.

Penjabat Gubernur Prov. Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono menyampaikan apresiasinya terhadap proyek Revitalisasi Danau Tempe ini, karena akan memberi banyak manfaat untuk masyarakat. Beliau menambahkan proyek Revitalisasi Danau Tempe pengerjaannya meliputi tiga Daerah Kabupaten, Kabupaten Wajo, Kabupaten Soppeng, dan Kabupaten Sidrap, untuk itu, pemanfaatannya diatur oleh Pemerintah Provinsi secara umum, sehingga ada keseragaman serta keterkaitan antar pulau – pulau tersebut, Sementara untuk tata ruangnya, Ia menyerahkan kepada masing-masing Pemerintah Daerah. pemanfatannya nanti harus diawasi dengan sangat ketat.
“Karena ini menyangkut dengan pulau- pulau, dengan luas masing-masing pulau 15 hektar daya dukung alam harus benar-benar terperhatikan, Soni mengingatkan dalam menggarap pulau-pulau ini tidak boleh ada sertifikat yang terbit karena ini tanah milik negara tetapi Masyarakat bisa memanfaatkannya, Ujarnya.”
Dalam pemaparannya, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, T. Iskandar menyampaikan Revitalisasi Danau Tempe merupakan salah satu proyek prioritas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR). Sesuai hasil kesepakatan bersama dalam Konferensi Nasional Danau Indonesia (KNDI) pada tahun 2009 terkait kesepakatan pengelolaan 15 danau prioritas salah satunya Danau Tempe.
Danau Tempe terletak di tiga kabupaten luas dari Danau Tempe ini mencapai 13.000 hektar, keliling danau 92 Km, dengan luas danau mencapai 162,50 Km, dengan volume tampungan mencapai 207,66 juta m3. Pemanfaatan Danau Tempe berfungsi sebagai penampungan air baku, perikanan, pertanian, serta obyek wisata yang belum termanfaatkan maksimal. Kondisi yang terjadi di Danau Tempe, sehingga dilakukan revitalisasi. Terdapat penyempitan danau, banjir dan kekeringan. Berkurangnya luas danau karena alih fungsi, sedimentasi dan tumbuhnya tanaman air.
Pekerjaan Revitalisasi Danau Tempe adalah proyek multi tahunan, di mana tahap pertama ini pengerukan danau akan dilakukan dengan mengangkat volume sedimentasi mencapai 7-8 juta kubik atau 30 persen dari jumlah volume yang mencapai 21 juta kubik. Sedimentasi yang dikeruk ini nantinya dibuatkan 36 pulai kecil yang akan mengelilingi Danau. revitalisasi Danau Tempe dilakukan untuk menambah volume tampungan menjadi 7,23 juta m3, Pemanfaatannya akan mengairi 5.000 ha area irigasi pompa, peningkatan pemenuhan kebutuhan air baku, dari 23 ribu menjadi 30 ribu jiwa, dan sebagai obyek pariwisata.
Adapun progres fisik hingga 8 Mei 2018, rencana 45,36 persen sedangkan realisasi 48,74 persen. Adapun lingkup kegiatan pengerjaan, yaitu, pekerjaan persiapan 4,12 persen, pengerukan danau tempe 94,56 persen, pembuatan drainease pulau 1,17 persen dan pemeliharaan/peningkatan jalan akses 0,15 persen.(SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup