Home » BERITA BBWS-PJ » Penanaman Pohon untuk Kanal Saluran Bersih dan Sehat
image002

FOCUS GROUP DISCUSSION PERIJINAN/REKOMENDASI TEKNIS PADA SUNGAI KEWENANGAN PUSAT

BBWS Pompengan Jeneberang diberikan tanggung jawab mengelola 4 Wilayah Sungai yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk itu, diperlukan pemahaman dari setiap pemangku kepentingan /stakeholder yang akan menggunakan sumber daya air untuk bersama-sama menjaga kondisi alami sumber daya air, penggunaan secara hemat dan baik, mencegah /mengendalikan dampak negatif kegiatan terhadap sumber daya air (kerusakan sumber daya air/sarana prasarana, pencemaran). Selain itu, diperlukan pencegahan bencana daya rusak air yang dapat timbul akibat dari penggunaan sumber daya air.

Sesuai  Peraturan Pemerintah nomor 121 tahun 2015 tentang Perizinan, mengatur image004bahwa perizinan dapat diberikan setelah mendapat rekomendasi dari instansi yang berkepentingan, sehingga setiap kegiatan yang berhubungan dengan sungai harus mendapat rekomendasi teknis dari BBWS Pompengan Jeneberang sesuai kewenangan nya pada 4 Wilayah Sungai yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan. Sedangkan prosedur untuk mendapatkan rekomendasi teknis sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  nomor 01/PRT/M/2016 tentang Tata Cara Perijinan Pengusahaan Sumber Daya Air dan Penggunaan Sumber Daya Air.

Kamis (6/9), BBWS Pompengan Jeneberang menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) “Perizinan/Rekomendasi Teknis Pada Sungai Kewenangan Pusat”. Bertempat di Hotel D’Maleo, Jalan Pelita Raya, Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang peserta berasal dari, Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas PU Kabupaten/Kota Se Sulawesi Selatan.

 Kepala Bagian Tata Usaha BBWS Pompengan Jeneberang, Kristian Simak mewakili Kepala BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi prosedur serta tata cara perizinan pengusahaan/penggunaan sumber daya air sesuai Permen PUPR nomor 01/PRT/M/2016 untuk mewujudkan ketertiban dalam pengelolaan sumber daya air, agar seluruh sungai yang ada bisa terjaga sehingga air permukaan yang mengalir diatasnya masih tersedia dan tetap lestari dan dampak yang mungkin timbul akibat daya rusak air akan semakin kecil, sehingga air untuk kebutuhan sehari-hari baik sebagai air bersih maupun sebagai air irigasi dan kebutuhan lainnya masih tersedia.

Kegiatan selanjutnya pemaparan dari para narasumber dan sebagai moderator adalah Thomas Raya Tandisau. Pemaparan pertama yaitu ; Wewenang Pemeberian Izin Penggunaan Sumber Daya Air pada Wilayah Sungai, oleh Arifin, Kepala Seksi Kerjasama Subdit Pemanfaatan sumber daya air Kementerian PUPR, pemaparan berikutnya Penerbitan Izin Penambangan Pada Wilayah Sungai, oleh Muh. Said Wahab, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan, dan Pemaparan terkahir Penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan pada Wilayah Sungai , oleh M. Ridwan Thalib, Kasubag T.U. UPTD Jasa Eksplorasi Energi dan Sumber Daya Provinsi Sulawesi Selatan.(SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup