Home » BERITA BBWS-PJ » Penanaman Pohon untuk Kanal Saluran Bersih dan Sehat
1

PERINGATAN HARI AIR SEDUNIA 2016 YANG DIRANGKAIKAN DENGAN GROUNDBREAKING KOLAM REGULASI NIPA NIPA DI KAB. MAROS

Kamis (2/6) Prov. Sulawesi Selatan memperingati hari air sedunia 2016 dengan tema “Water and Jobs”. bertempat di lokasi pembangunan kolam regulasi nipa nipa Moncongloe, Kab. Maros. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan kolam regulasi nipa nipa dan penandatanganan MoU penyelamatan dan pengamanan sungai jeneberang, antara Kementerian PUPR, Pemkab. Maros, Gowa, Takalar, dan Pemkot. Makassar.

Dirjen Sumber Daya Air yang diwakili oleh Direktur Sungai dan Pantai, Hari Suprayogi menyampaikan, peringatan Hari Air Dunia ke-24 ini didasari pada resolusi PBB, dengan kampanye global pentingnya air 2016 bertema water and jobs atau air dan lapangan pekerjaan. Ada sekitar 1,5 miliar orang yang bekerja di lapangan kerja air, semakin banyak penduduk semakin tinggi kebutuhan air, untuk itu masyarakat harus berhemat air dan memelihara kebersihan lingkungan yang menjadi wadah air. Indonesia memiliki potensi cadangan air ke lima di dunia. “Isu air ini penting dan menjadi target pemerintahan Jokowi dengan membangun 62 bendungan, 3 di antaranya terdapat di Sulsel,”

Dalam kesempatan ini, Gubernur Prov. Sulawesi Selatan Bapak Syahrul Yasin Limpo mengatakan dalam sambutanya, air adalah bagian dari peradaban. Penyelamatan sungai serta sumber air adalah ibadah dan merupakan tugas negara yang wajib dilakukan. “tugas itu tidak saja menjadi tanggung jawab pemerintah namun juga masyarakat. “tidak boleh perorangan menguasai aset sumber daya air. kalau ada yang membangun di bantaran sungai segera ditertibkan, jangan tunggu semakin banyak bangunan tumbuh baru bertindak,”.

2Acara  ditutup dengan peletakan batu pertama, pembangunan kolam regulasi nipa nipa oleh gubernur Prov. Sulawesi Selatan, bupati Gowa dan bupati Takalar beserta sekda kota Makassar dan dilanjutkan dengan penanaman pohon untuk daerah konservasi waduk nipa nipa.

Pembangunan Kolam regulasi nipa nipa ini menggunankan anggaran keseluruhan bersumber dari APBN. Berada pada posisi yang strategis, karena berada di kawasan kota Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar. Kolam regulasi ini memiliki daya tampung air 3,58 juta meter kubik, memiliki fungsi utama sebagai pengendali banjir.  untuk area genangan, kolam ini dapat mengurangi sekitar 30 – 40 persen bencana banjir di Makassar Timur dan sekitarnya.

Turut hadir dalam acara ini, Kepala BBWS Pompengan – Jeneberang, Bupati Gowa, Bupati Maros, Pejabat – Pejabat dilingkup provinsi Sul-Sel serta para tamu undangan. (SISDA)

Berikan tanggapan Anda tentang website ini!

Nama Anda (wajib)

Email Anda (wajib)

Berikan Tanggapan Anda:
 Baik Sekali Baik Kurang Kurang Sekali Buruk

Handphone

Pesan Anda

Tutup